Tips Agar Pintu Kaca Geser Di Rumah Anda Awet
Pintu kaca geser atau sliding glass door umumnya digunakan pada bangunan besar, seperti gedung perkantoran, sekolah, kampus, restoran. Namun belakangan ini pintu kaca geser banyak digunakan sebagai alternatif desain pintu yang dapat diimplementasikan pada hunian.
Penggunaan pintu kaca akan memberikan kesan berbeda pada hunian. Lebih modern dan memberikan ilusi luas pada ruang.

Namun, jika Anda menggunakan pintu berbahan dasar kaca, wajib memberikan perhatian khusus untuk perawatannya. Sebab merawat pintu yang terbuat dari kaca tak semudah merawat pintu kayu. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan.
Letakkan Sesuai Tempat
Berbeda dengan pintu kayu, pintu berbahan kaca rentan pecah. Karena itu, Anda harus memilih tempat yang sesuai untuk mengaplikasikan pintu kaca geser di dalam hunian.
Hindari menggunakan pintu kaca geser untuk ruang-ruang, seperti garasi, gudang, atau ruang lain yang berisiko menimbulkan benturan dengan benda-benda berat.
Beberapa ruang yang cocok mengaplikasikan pintu kaca geser, yaitu pintu akses ruang dalam menuju taman, pintu kamar tidur, ruang makan, ruang kerja, dan pintu akses menuju balkon.
Hati-hati Menutup

Selalu berhati-hati saat menggeser pintu kaca. Jangan membuka dan menutupnya terlalu keras karena material kaca mudah pecah.
Untuk meminimalisasi goncangan pada kaca saat terjadi benturan, Anda dapat melapisi pintu kaca menggunakan komponen aluminium maupun logam besi yang cukup kuat.
Perawatan Railing
Permasalahan utama pintu geser adalah pada bagian railing. Biasanya karena kotor atau bermasalah pada roda. Agar pintu tetap mudah dibuka-tutup, bersihkan bagian rel roda dan roda setiap satu bulan sekali.
Jika roda sudah mulai berkerak bersihkan dengan larutan deterjen. Anda bisa meminta bantuan tukang untuk melepas pintu dari relnya.
Redam Suara
Gunakan penahan benturan yang terbuat dari busa atau karet untuk meredam suara saat pintu bergeser, terutama saat menyentuh bagian frame dan kusen pintu.
Rekatkan penahan di sepanjang tepi pintu geser tersebut, atau ditempelkan pada frame dan kusen pintu. Hindari menutup pintu terlalu keras.
Pembersihan Rutin
Bersihkan pintu kaca secara rutin, minimal satu minggu sekali. Hindari membersihkan kaca menggunakan koran basah atau lap kering yang dibasahi air. Ini akan meninggalkan serat ketika kaca sudah mengering.
Gunakan sabun pembersih dan alat penyeka kaca karet agar kebersihan kaca kaca terlihat mengilap dan tidak tergores.
Atasi Buram

Jangan biarkan kaca buram karena akan mengganggu estetika. Untuk membersihkan, gunakan rendaman 2 ons tembakau dan campur 200 ml air. Rendam tembakau hingga 30 menit. Celupkan lap bersih ke dalam cairan tersebut, lalu gunakan lap untuk membersihkan kaca.
Pintu geser kaca ini sangat tepat digunakan pada rumah berukuran kecil, sebagai penghubung antara ruang tengah dengan halaman belakang. Pandangan yang tak terhalang akan membuat penghuni mendapatkan kesan lapang dan lega.
Cara Mudah Membuat Taman Minimalis di Lahan Sempit
Mendesain taman di rumah minimalis menjadi tantangan sendiri. Sebab, Anda dituntut untuk memiliki kreativitas tinggi dalam menciptakan taman minimalis dengan lahan terbatas agar bisa menampilkan halaman rumah yang cantik. Anda harus memadukan imajinasi, kreativitas, serta selera yang Anda miliki. Lalu, bagaimana cara membuat taman minimalis di lahan terbatas?
1. Mengukur dan Menentukan Lahan
Hal pertama yang harus Anda lakukan dalam mendesain taman minimalis adalah mengetahui seberapa luas lahan yang akan digunakan. Ini nantinya akan berpengaruh pada konsep atau tema taman dan jenis tanaman harus ditampilkan.
Tak ada aturan khusus di mana letak lokasi untuk membuat taman. Namun area yang paling baik untuk mempercantik rumah minimalis dengan taman adalah di teras bagian depan rumah. Anda bisa memanfaatkan area sudut terdepan halaman rumah.
2. Menentukan Tema Taman

Pada tahap ini selera Anda sangat dibutuhkan. Namun jika kesulitan menentukan tema untuk taman di rumah Anda, sebaiknya sesuaikan dengan tema keseluruhan rumah Anda. Bisa saja Anda menggunakan tema taman tropis, atau Taman bertema Bali.
Pemilihan konsep juga dipengaruhi oleh pola media penempatan tanaman. Ada dua jenis media, yaitu dengan penanaman langsung ke tanah dan melalui perantara media tanam seperti pot.
Untuk menghadirkan kesan luas dengan kontur landscape, penanaman langsung ke tanah lebih cocok. Sedangkan pemanfaatan media tanam seperti pot akan lebih kuat fungsi dan karakternya untuk taman jenis vertikal atau bertumpuk.
3. Formal atau Informal
Dalam ilmu mendesain taman minimalis, dikenal konsep taman formal dan informal. Kedua konsep tersebut memiliki perbedaan dalam menampilkan karakter sebuah taman. Terutama dalam hal pemilihan media serta jenis tanaman.
Untuk taman minimalis formal, desain lebih menonjolkan aturan simetris yang terkesan kaku. Jenis tanaman yang dipasang biasanya seperti palem kipas dengan menggunakan media pot keramik yang besar. Sementara untuk desain informal biasanya tidak bertema dan lebih mengedepankan sisi alami serta fungsi taman itu sendiri.
4. Memilih Jenis Tanaman
Untuk taman di lahan kecil hindari terlalu banyak menaruh berbagai jenis tanaman. Alih-alih menciptakan rumah cantik minimalis, terlalu banyak tanaman malah akan membuat rumah terlihat sumpek.
Jangan lupa untuk memperhatikan penyeragaman warna bunga atau daun. Warna hijau lebih banyak menguatkan kesan asri. Sedangkan taman dengan aneka bunga berwarna-warni bisa menghadirkan kesan keceriaan dan semangat.
Untuk menciptakan harmonisasi, alangkah baiknya jika penempatan tanaman dilakukan sesuai pengelompokan. Pengelompokan bisa dilakukan berdasarkan pada penggunaan media pot yang sama atau jenis warna yang sama.
5. Jangan Lupa Drainase
Area taman akan lebih banyak terkena siraman air karena itu penting untuk membangun saluran drainase yang baik agar rumah antik Anda tak terlalu sering basah dan becek. Drainase harus selalu terhubung dengan saluran pembuangan air rumah dan komplek tempat tinggal Anda.
Buat lubang drainase lebih rendah dari permukaan taman untuk memudahkan penyerapan dan jatuhnya air. Sekarang ini banyak sekali bahan dan desain penutup drainase dengan model modern, unik, dan menarik. Pastikan drainase tak terhambat oleh benda apapun agar aliran air tetap lancar.
6. Perhatikan Sinar Matahari
Kehadiran sinar matahari menjadi elemen penting taman minimalis karena dibutuhkan untuk menjaga tanaman tetap hidup. Namun, ada beberapa tanaman yang tidak boleh terlalu banyak terekspos sinar. Karena itu dalam penataan taman memperhatikan arah kedatangan sinar matahari sangat penting.
Tanaman juga membutuhkan ruang cukup untuk bernafas. Karena itu sebaiknya jangan memenuhi taman Anda dengan terlalu banyak tanaman.
Bingung mau bikin taman? Hubungi saja Sahabat Multi Bangunan.
Trik Dekor Ruang Keluarga
Pada rata-rata desain rumah minimalis, ruang keluarga biasanya menyatu dengan ruang tamu. fungsi ruangan ini menjadi tempat berkumpul keluarga yang nyaman sekaligus juga tempat menerima tamu. Menciptakan suasana ruang keluarga yang nyaman di rumah minimalis akan menjadi nilai plus.
Anda disarankan memilih floating furniture atau furnitur dengan bagian kolong terbuka untuk mengisi ruang keluarga dengan luas ruangan kecil. Kolong-kolong terbuka akan menciptakan lebih banyak aliran udara dan juga membuat pandangan mata menjadi leluasa.
Namun jika Anda tetap menyukai sofa dengan kolong tertutup sebaiknya pilih sofa multi fungsi. Misal yang memiliki ruang peyimpanan atau laci bagian bawahnya. Anda bisa mengkombinasikan sofa dengan lounge chair atau arm chair.

Menempatkan coffee table ukuran bundar atau persegi sebagai kombinasi kursi atau sofa di ruang keluarga sedang digemari dalam tren dekorasi rumah minimalis. Ingat untuk tidak terlalu banyak menaruh barang-barang hiasan rumah lain di atasnya. Satu vas bunga kecil rasanya sudah cukup.

Pemilihan cat pelapis dinding di ruang keluarga tergantung pada tema yang ingin Anda tampilkan. Untuk menghadirkan kesan kehangatan Anda bisa mengaplikasikan warna krem (beige) atau putih. Untuk menciptakan kesan luas gunakan warna-warna seperti blue navy (biru laut) atau turquise.
Jika ruang keluarga Anda terpapar banyak sinar matahari, sebaiknya gunakan warna-warna cerah seperti hijau lemon (lime green) misalnya.
