tips untuk membuat taman hias
Membuat taman hias di rumah bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk memperindah lingkungan sekitar dan memberikan kesan segar serta asri. Berikut adalah langkah-langkah dasar dan tips untuk membuat taman hias yang menarik:
1. Perencanaan Desain Taman
Sebelum mulai menanam, penting untuk merencanakan desain taman. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan antara lain:
- Ukuran Lahan: Tentukan area yang akan digunakan untuk taman. Untuk lahan kecil, Anda bisa memanfaatkan pot gantung atau vertikal garden.
- Tema Taman: Pilih tema yang sesuai dengan gaya rumah Anda, misalnya taman tropis, minimalis, atau taman dengan konsep Jepang.
- Pemilihan Tanaman: Sesuaikan jenis tanaman dengan tema yang diinginkan dan kondisi lingkungan (seperti intensitas cahaya dan kelembapan).
2. Persiapan Lahan
Setelah desain direncanakan, langkah berikutnya adalah mempersiapkan lahan:
- Bersihkan Area: Singkirkan rumput liar dan bebatuan di area yang akan dijadikan taman.
- Penggemburan Tanah: Gemburkan tanah agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Jika tanah terlalu keras, tambahkan pupuk kompos untuk memperbaiki teksturnya.
3. Pemilihan Tanaman
Tanaman hias adalah elemen utama dalam sebuah taman. Beberapa pilihan tanaman yang umum digunakan di taman hias antara lain:
- Tanaman Bunga: Seperti mawar, anggrek, atau bougenville untuk memberikan warna pada taman.
- Tanaman Daun Hias: Seperti tanaman paku-pakuan, monstera, atau tanaman kaktus jika Anda menginginkan perawatan yang lebih sederhana.
- Tanaman Rambat: Misalnya tanaman sirih gading atau bunga telang untuk taman vertikal atau pagar.
4. Pengaturan Hardscape
Hardscape adalah elemen non-tanaman yang bisa menambah estetika taman. Beberapa contoh hardscape adalah:
- Batu Alam dan Kerikil: Bisa digunakan untuk membuat jalur setapak atau batas-batas tanaman.
- Pohon Buatan atau Patung Hias: Bisa menjadi fokus atau elemen sentral di taman.
- Air Mancur atau Kolam Mini: Elemen air bisa menambah suasana sejuk dan segar pada taman.
5. Penanaman dan Penyusunan Tanaman
Ketika mulai menanam, perhatikan komposisi dan penataan tanaman. Beberapa tips:
- Tanaman Tinggi di Belakang: Letakkan tanaman yang lebih tinggi di bagian belakang atau sudut taman agar tidak menghalangi tanaman yang lebih rendah.
- Tanaman Rendah di Depan: Tanam tanaman yang pendek atau berukuran kecil di bagian depan agar terlihat lebih rapi.
- Tanaman Berwarna Kontras: Pilih tanaman dengan warna yang saling melengkapi agar terlihat menarik, seperti menggabungkan bunga kuning dengan bunga ungu.
6. Perawatan Taman
Merawat taman hias adalah kunci agar taman selalu terlihat indah dan sehat:
- Penyiraman: Siram tanaman secara rutin, terutama di pagi atau sore hari agar tanah tetap lembab.
- Pemangkasan: Lakukan pemangkasan secara berkala untuk menjaga bentuk tanaman agar tetap rapi dan tidak tumbuh terlalu liar.
- Pupuk: Beri pupuk organik atau pupuk NPK secara rutin agar tanaman mendapat nutrisi yang cukup.
7. Dekorasi Tambahan
Anda bisa menambahkan berbagai dekorasi untuk mempercantik taman, seperti:
- Lampu Taman: Untuk memberikan pencahayaan saat malam hari.
- Pot Keramik atau Gerabah Unik: Pot dengan desain menarik bisa menjadi elemen tambahan yang mempercantik taman.
Atap Kanopi rumah kekinian? Perhatikan 3 Hal Ini
Kanopi adalah bagian dari sebuah unit properti yang berwujud atap tambahan. Sebagai bagian dari struktur bangunan, kanopi ini akan berfungsi untuk melindungi unit properti dari panas dan hujan. Pengaplikasian kanopi ini biasanya bisa kita dapati di bagian depan atau samping dari sebuah unit properti.
Dengan kehadiran kanopi maka akan muncul ruang baru yang bisa digunakan untuk beberapa keperluan seperti area bermain, garasi dan dan carport, gudang, taman dan lainnya. Meski punya fungsi sebagai tambahan ruang, namun keberadaan kanopi yang terlihat dari luar membuat Anda juga perlu menghadirkan nilai estetika pada bagian ini. Nah berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan menghadirkan kanopi pada properti.
- Kenali Jenis-jenis Kanopi
Sebelum memasang kanopi, Anda memang perlu memahami beberapa jenis kanopi, yaitu :
Atap Kanopi uPVC DR.SHIELD
Bila kamu ingin atap yang awet, murah, aman, nyaman dan mudah pemasangannya, bisa menerapkan kanopi jenis uPVC DR.SHIELD. Atap uPVC yang terbuat dari bahan Unplasticized Polyvinyl Chloride ini memang dikenal sebagai material yang cocok digunakan untuk negara tropis yang memiliki intensitas cuaca panas dan hujan tinggi. Jadi meski hujan dan panas datang terus-menerus, Anda tak perlu khawatir karena kanopi atap uPVC DR.SHIELD ini akan tetap kokoh dan awet.
Atap Polycarbonate
Jenis kanopi pertama yakni kanopi atap polikarbonat. Sesuai namanya maka jenis kanopi ini akan menggunakan atap polycarbonate (polikarbonat) yang dibuat dari plastik berongga. Atap dengan bahan polikarbonat sendiri memiliki berbagai warna, model dan desain.
Atap Kanopi Spandek/Zyncalum
Berikutnya, ada kanopi jenis spandek yang memiliki bentuk bergelombang. Kanopi yang menggunakan atap yang lebih kaku ini memiliki tingkat keawetan yang lebih dari pada atap polikarbonat. Atap yang dibuat dari campuran bahan aluminium dan seng ini memiliki ketahanan dalam waktu yang lama.
Atap Kanopi Kaca
Jika kamu ingin kanopi yang lebih memiliki nilai estetik (keindahan), maka kanopi kaca bisa dijadikan pilihan. Selain mampu menghadirkan keindahan, kanopi dengan atap kaca ini bisa menciptakan suasana yang lebih luas dan terbuka saat berada di bawahnya.
2. Tips Memasang Kanopi
Agar kamu mendapatkan kanopi yang tepat dan banyak gunanya, bisa menerapkan beberapa tips pemasangannya berikut ini:
- Pertama, aturlah anggaran pembuatan kanopi ini dengan baik. Pastikan budget untuk pembuatan kanopi ini tidak membebani finansial Anda.
- Agar budget sesuai dengan keadaan finansial, pastikan memilih material rangka dan atap yang sesuai kebutuhan. Pastikan pula Anda memilih material yang tahan lama agar tidak sering mengeluarkan untuk biaya perawatan atau perbaikan.
- Jangan lupa ukur luas lahan yang akan di pasang kanopi. Dari ukuran ini juga Anda akan mendapatkan gambaran biaya yang akan dikeluarkan.
- Terakhir, pilih jasa pemasangan kanopi terbaik dan berpengalaman.
3. Kenali Dua Bagian Kanopi
Kanopi sendiri terdiri dari dua bagian utama yaitu rangka dan atap. Karena akan berfungsi sebagai peyangga rumah maka pada bagian rangka ini Anda harus memperhatikan kekuatannya. Usahakan rangka atap kanopi ini menggunakan bahan yang kokoh dan tidak cepat berkarat. Beberapa bahan yang cocok untuk kanopi ini yaitu besi, baja serta kayu yang berkualitas.
Sementara itu pada bagian atap, Anda juga perlu memperhatikan dengan seksama. Tidak hanya harus kokoh dan tahan lama, Anda juga harus memastikan atap kanopi ini mampu menghadirkan kenyamanan dan juga anti bocor.