Cara Praktis Pasang Dak Beton Floordeck (Bondek) | Kontraktor Pekanbaru | Arsitek Pekanbaru | Kontraktor terbaik Pekanbaru | Kontraktor murah Pekanbaru
Pemasangan dak beton menggunakan floordeck (sering disebut bondek) telah menjadi standar modern dalam konstruksi bangunan bertingkat. Metode ini menggantikan bekisting kayu konvensional karena lebih efisien, kuat, dan hemat material.
Berikut adalah 5 hal utama dalam pengerjaan dak beton floordeck:
1. Fungsi Ganda Floordeck
Floordeck bukan sekadar cetakan beton. Lembaran baja galvanis berprofil gelombang ini berfungsi sebagai bekisting tetap sekaligus tulangan positif searah. Tonjolan (embossment) pada permukaan floordeck menciptakan ikatan mekanis yang kuat dengan beton, sehingga struktur lantai menjadi lebih kaku.
2. Pemasangan Tulangan Negatif (Wiremesh)
Meskipun floordeck sudah berfungsi sebagai tulangan bawah, Anda tetap wajib memasang wiremesh di bagian atas. Wiremesh berfungsi sebagai tulangan negatif untuk menahan gaya tekan dan mencegah retak rambut pada permukaan beton akibat perubahan suhu (susut). Biasanya digunakan wiremesh ukuran M8 atau M10 tergantung beban rencana.
3. Penggunaan Stud Bolt (Connector)
Pada konstruksi baja berat, floordeck disambungkan ke balok baja menggunakan stud bolt atau baut angkur melalui proses las. Stud bolt ini berfungsi sebagai penghubung geser (shear connector) yang memastikan plat lantai beton dan balok baja bekerja sebagai satu kesatuan struktur komposit.
4. Efisiensi Material dan Tenaga
Penggunaan floordeck dapat menghemat volume beton hingga 15-25% karena bentuk gelombangnya mengurangi volume rongga yang perlu diisi. Selain itu, pengerjaan menjadi jauh lebih cepat karena tidak memerlukan banyak perancah (scaffolding) dan tidak ada limbah kayu bekas bekisting yang menumpuk di lokasi proyek.
5. Proses Pengecoran
Sebelum pengecoran, pastikan sambungan antar lembaran floordeck tertutup rapat agar air semen tidak bocor. Pengecoran sebaiknya dilakukan secara kontinu. Karena floordeck tidak menyerap air seperti kayu, proses pengerasan beton menjadi lebih sempurna, namun tetap memerlukan perawatan (curing) dengan penyiraman air secara rutin setelah beton mengeras.
