Proyek Rp 80 Miliar untuk Ruang Ekonomi Rakyat

Pasar Kota Jadi Prioritas Penataan Ekonomi Perkotaan

Bojonegoro,damarinfo.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menetapkan pembangunan Pasar Kota Bojonegoro sebagai salah satu prioritas strategis pada tahun 2026. Pemerintah tidak hanya membangun ulang fisik pasar, tetapi juga menata ulang ruang ekonomi rakyat di pusat kota.

Pembangunan Pasar Kota masuk dalam daftar empat proyek strategis daerah tahun 2026, bersama revitalisasi Alun-alun Kota, penataan Taman Rajekwesi, dan pembangunan batas kabupaten. Melalui proyek-proyek ini, pemerintah ingin memperkuat wajah kota sekaligus menjaga denyut ekonomi lokal.

Bappeda: Pembangunan Harus Berangkat dari Kebutuhan Warga

Kepala Bappeda Kabupaten Bojonegoro, Achmad Gunawan, menegaskan bahwa pemerintah merancang proyek strategis tersebut dengan berangkat dari kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, pemerintah harus menjaga keseimbangan antara fungsi ruang publik dan aktivitas ekonomi agar pembangunan tidak berhenti sebagai proyek fisik semata.

“Pembangunan ini tidak hanya soal estetika. Lebih dari itu, kami ingin menampung potensi ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kenyamanan ruang publik,” jelasnya.

Konsep Multifungsi: Pasar, Olahraga, dan Aktivitas Publik

Pemerintah merancang Pasar Kota Bojonegoro sebagai kawasan multifungsi. Bangunan pasar direncanakan setinggi tiga lantai. Selain menjadi pusat perdagangan, pemerintah akan memanfaatkan lantai tiga sebagai sarana olahraga dan kantor KONI Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :   Proyeksi APBD Bojonegoro 2026 Tembus Rp 8,3 Triliun, DPRD Ingatkan Ancaman Pemangkasan Dana Pusat

Pemkab Bojonegoro menyusun konsep tersebut setelah menggelar dialog dan mufakat dengan para pedagang pasar pada Agustus 2025. Melalui pendekatan ini, pemerintah berharap pasar tidak hanya menjadi ruang transaksi, tetapi juga pusat aktivitas sosial dan olahraga yang hidup.

Detail Anggaran dan Jadwal Proyek di SIRUP LKPP

Rencana pembangunan Pasar Kota Bojonegoro tercantum dalam Sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP Tahun 2026 dengan kode RUP 62809680. Paket ini menggunakan nama kegiatan Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro.

Pemerintah menugaskan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro sebagai pelaksana kegiatan. Pemerintah mengalokasikan anggaran dari APBD 2026 sebesar Rp 80.036.863.874.

Baca Juga :   DBH Turun, Siapa Dijaga, Siapa Tertekan?

Paket ini masuk kategori pekerjaan konstruksi dengan metode pemilihan penyedia melalui tender. Pemerintah menjadwalkan proses pemilihan penyedia pada Januari–Maret 2026, sementara pekerjaan konstruksi akan berlangsung Maret hingga Desember 2026. Pemerintah menargetkan pemanfaatan bangunan mulai Januari 2027.

Spesifikasi Teknis dan Lokasi Pembangunan

Pemerintah menetapkan lokasi pembangunan di Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur. Dalam dokumen perencanaan, pemerintah mencantumkan spesifikasi bangunan sebagai gedung maksimal dua lantai dengan luas hingga 500 meter persegi, serta mewajibkan penggunaan produk dalam negeri.

Karena nilai pagu anggaran melebihi Rp 15 miliar, pemerintah tidak mengalokasikan paket ini untuk usaha kecil.

Dengan nilai anggaran yang besar dan fungsi strategis di pusat kota, pembangunan Pasar Kota Bojonegoro menjadi ujian penting. Proyek ini akan menunjukkan sejauh mana pemerintah daerah mampu menerjemahkan visi ekonomi kerakyatan ke dalam pelaksanaan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Kembali ke Atas

Reset password

Enter your email address and we will send you a link to change your password.

Get started with your account

to save your favourite homes and more

Sign up with email

Get started with your account

to save your favourite homes and more

By clicking the «SIGN UP» button you agree to the Terms of Use and Privacy Policy
Powered by Estatik