Kitchen Set: Panduan Lengkap untuk Memilih dan Mendesain Dapur Impian
Dapur adalah salah satu area paling penting dalam rumah, tempat di mana keluarga berkumpul dan makanan disiapkan. Agar dapur fungsional dan nyaman, salah satu elemen utama yang harus diperhatikan adalah kitchen set. Kitchen set mencakup perabotan dan elemen penyimpanan yang dirancang khusus untuk dapur, seperti kabinet, laci, meja, hingga rak. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu kitchen set, bagaimana memilih, serta tips desain yang tepat.
Apa itu Kitchen Set?
Kitchen set adalah rangkaian perabotan dapur yang didesain untuk memaksimalkan fungsi dan estetika dapur. Kitchen set biasanya terdiri dari lemari atas dan bawah, meja dapur, serta tempat penyimpanan tambahan seperti rak atau laci yang diatur sedemikian rupa agar dapur menjadi lebih rapi, fungsional, dan efisien.
Jenis Kitchen Set Berdasarkan Material
Memilih kitchen set tidak lepas dari pemilihan material. Berikut beberapa jenis material kitchen set yang umum digunakan:
- Kayu Solid Material kayu solid memberikan kesan klasik dan elegan pada dapur. Meski harganya relatif lebih mahal, kayu solid tahan lama dan kuat. Kayu seperti jati atau oak sering menjadi pilihan.
- Plywood (Kayu Lapis) Plywood lebih murah dibanding kayu solid namun tetap kuat dan tahan lama. Material ini sering dilapisi dengan finishing laminasi atau HPL untuk memberikan tampilan yang lebih modern.
- MDF (Medium Density Fiberboard) MDF adalah pilihan ekonomis dengan kualitas yang cukup baik. Biasanya digunakan untuk kitchen set dengan desain minimalis dan modern.
- Aluminium Kitchen set aluminium lebih tahan terhadap air dan rayap, menjadikannya pilihan tepat untuk dapur yang sering basah. Namun, aluminium cenderung memberi kesan lebih industrial.
- Kaca Material kaca sering digunakan sebagai pintu lemari atau backsplash, memberikan kesan modern dan mewah. Namun, penggunaannya harus hati-hati karena kaca mudah pecah dan kotor.
Model Kitchen Set Berdasarkan Tata Letak
Berikut beberapa model kitchen set berdasarkan tata letaknya:
- Single Line Kitchen Dapur ini memiliki kitchen set yang diletakkan sejajar pada satu sisi dinding. Model ini cocok untuk dapur dengan ruang terbatas.
- L-Shaped Kitchen Kitchen set berbentuk huruf L ditempatkan di dua sisi dinding yang bertemu. Desain ini memungkinkan efisiensi ruang dan pergerakan yang lebih fleksibel.
- U-Shaped Kitchen Dapur berbentuk U memberikan lebih banyak ruang penyimpanan dan area kerja. Model ini ideal untuk dapur yang lebih luas.
- Island Kitchen Kitchen set ini dilengkapi dengan meja tambahan di tengah dapur (pulau dapur) yang bisa berfungsi sebagai area kerja atau tempat makan.
Tips Memilih Kitchen Set
- Sesuaikan dengan Ukuran Ruangan Penting untuk mengukur luas dapur secara akurat sebelum memilih kitchen set. Kitchen set yang terlalu besar atau kecil bisa mengganggu kenyamanan dan fungsi dapur.
- Perhatikan Material dan Finishing Pilih material yang sesuai dengan kondisi dapur dan gaya rumah Anda. Pastikan material tahan lama, mudah dibersihkan, dan tahan terhadap kelembapan.
- Desain yang Fungsional Perhatikan tata letak dan jumlah penyimpanan yang dibutuhkan. Dapur yang rapi dan terorganisir akan memudahkan aktivitas sehari-hari.
- Pilih Gaya yang Sesuai dengan Interior Rumah Kitchen set harus selaras dengan keseluruhan desain rumah. Jika rumah bergaya minimalis, pilih kitchen set dengan desain sederhana dan modern. Untuk rumah klasik, kitchen set dengan detail ornamen dan warna kayu bisa menjadi pilihan.
- Perhatikan Sirkulasi Udara dan Cahaya Dapur yang sehat memerlukan sirkulasi udara yang baik dan pencahayaan yang cukup. Pastikan kitchen set tidak menghalangi ventilasi atau sumber cahaya alami.
5 hal yang harus di perhatikan untuk melihat plafon
Plafon, atau langit-langit, adalah bagian atas interior bangunan yang berfungsi sebagai penutup ruang di antara atap dan area dalam ruangan. Selain sebagai elemen fungsional untuk melindungi ruangan dari debu atau kebisingan yang mungkin datang dari bagian atas, plafon juga memiliki peran estetika yang penting dalam desain interior. Berikut adalah beberapa poin penting terkait plafon:
1. Fungsi Plafon
- Peredam Suara: Plafon membantu mengurangi kebisingan dari lantai di atasnya, terutama jika dipasang di bangunan bertingkat.
- Estetika: Plafon memberikan tampilan yang rapi dan sering digunakan untuk menyembunyikan instalasi kabel, pipa, atau ventilasi.
- Sirkulasi Udara: Plafon juga dapat mendukung sirkulasi udara yang baik melalui ventilasi, menjaga suhu di dalam ruangan tetap nyaman.
- Pencahayaan: Banyak desain plafon yang mengintegrasikan sistem pencahayaan seperti lampu gantung atau lampu tersembunyi (recessed lighting), memberikan suasana pencahayaan yang lebih estetis.
2. Jenis-Jenis Plafon
Ada berbagai jenis plafon yang dapat digunakan, tergantung pada kebutuhan dan gaya desain interior:
- Plafon Gypsum: Terbuat dari bahan gypsum yang ringan dan mudah dipasang. Plafon gypsum populer karena permukaannya yang halus dan mudah dibentuk sesuai desain yang diinginkan.
- Plafon PVC: Terbuat dari bahan polivinil klorida (PVC) yang tahan terhadap kelembaban dan rayap, sehingga cocok digunakan di area yang rentan lembab seperti dapur atau kamar mandi.
- Plafon Kayu: Memberikan tampilan alami dan hangat pada ruangan. Biasanya digunakan pada desain rumah bergaya tradisional atau klasik.
- Plafon Metal: Plafon dari bahan metal seperti aluminium atau baja sering digunakan pada bangunan komersial atau industri karena daya tahannya yang tinggi.
- Plafon Akustik: Dirancang khusus untuk mengurangi gema dan suara dalam ruangan, plafon ini biasanya dipasang di ruang konferensi, bioskop, atau studio.
3. Desain Plafon
Desain plafon bisa bervariasi, mulai dari yang sederhana hingga yang sangat dekoratif:
- Plafon Rata (Flat Ceiling): Tipe plafon yang paling umum digunakan dengan permukaan datar dan polos.
- Plafon Drop (Drop Ceiling): Digunakan untuk menyembunyikan instalasi mekanikal, listrik, dan sistem ventilasi di atasnya.
- Plafon Katedral (Cathedral Ceiling): Plafon yang mengikuti bentuk atap, menciptakan kesan luas dan terbuka.
- Plafon Tray (Tray Ceiling): Plafon dengan bagian tengah yang lebih tinggi atau lebih rendah dari sekelilingnya, sering digunakan untuk memberikan dimensi tambahan pada ruangan.
4. Keuntungan Memasang Plafon
- Peningkatan Estetika: Plafon yang didesain dengan baik dapat meningkatkan nilai estetika ruangan secara keseluruhan.
- Penghematan Energi: Plafon yang diisolasi dengan baik membantu mengatur suhu di dalam ruangan, yang berujung pada penghematan energi, terutama dalam penggunaan AC atau pemanas.
- Nilai Properti: Rumah atau bangunan dengan plafon yang dirawat dan didesain dengan baik dapat meningkatkan nilai properti.
5. Tips Memilih Plafon
- Sesuaikan dengan Tema Interior: Pastikan jenis dan desain plafon sesuai dengan tema atau gaya desain interior ruangan.
- Pilih Bahan yang Sesuai: Sesuaikan bahan plafon dengan kondisi ruangan, seperti memilih plafon yang tahan air untuk kamar mandi atau dapur.
- Pertimbangkan Pencahayaan: Integrasikan pencahayaan dengan desain plafon untuk mendapatkan efek pencahayaan yang optimal.
JASA RENOVASI RUMAH
Renovasi rumah adalah proses memperbaiki, memperbarui, atau merombak suatu bangunan tempat tinggal dengan tujuan untuk meningkatkan fungsionalitas, kenyamanan, atau nilai estetika rumah. Renovasi dapat dilakukan pada berbagai bagian rumah, mulai dari interior seperti dapur, kamar mandi, hingga eksterior seperti halaman dan fasad bangunan. Berikut beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam melakukan renovasi rumah:
1. Perencanaan dan Anggaran
Sebelum memulai renovasi, penting untuk merencanakan segala sesuatu dengan detail. Langkah ini meliputi:
- Menentukan Prioritas: Pilih bagian mana yang paling membutuhkan renovasi, apakah itu perbaikan struktur, peningkatan kenyamanan, atau estetika.
- Menyiapkan Anggaran: Sesuaikan rencana renovasi dengan anggaran yang tersedia. Ada baiknya menambahkan buffer sekitar 10-20% dari anggaran awal untuk mengantisipasi biaya tidak terduga.
- Menghitung Biaya Material dan Tenaga Kerja: Biaya ini bisa bervariasi tergantung pada jenis material yang digunakan serta wilayah di mana Anda tinggal.
2. Pemilihan Material
Pemilihan material yang tepat sangat penting untuk memastikan renovasi rumah tahan lama dan efisien. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih material antara lain:
- Kualitas: Pilih material berkualitas tinggi yang tahan lama meskipun mungkin lebih mahal.
- Lingkungan: Pertimbangkan penggunaan material ramah lingkungan, seperti cat non-toksik atau bahan daur ulang.
- Estetika: Pilih material yang sesuai dengan gaya dan tema rumah Anda.
3. Penggunaan Jasa Profesional
Untuk hasil yang optimal, sering kali lebih baik menggunakan jasa profesional seperti arsitek, desainer interior, atau kontraktor. Mereka dapat memberikan:
- Saran Teknis: Mengenai desain, perencanaan ruang, hingga pemilihan material.
- Pengelolaan Proyek: Pengawasan selama proses renovasi untuk memastikan hasil sesuai dengan rencana dan jadwal.
- Estimasi Biaya yang Akurat: Profesional dapat memberikan estimasi biaya renovasi yang lebih tepat.
4. Izin dan Regulasi
Jika renovasi melibatkan perubahan besar pada struktur rumah, seperti menambah lantai atau memperluas bangunan, Anda mungkin perlu mengajukan izin kepada pemerintah setempat. Pastikan Anda memahami regulasi zonasi atau peraturan konstruksi di daerah Anda.
5. Desain dan Estetika
Ketika merencanakan renovasi rumah, perhatikan juga aspek desain. Beberapa tips yang bisa diikuti:
- Mengikuti Tren atau Gaya Klasik: Tentukan apakah ingin mengikuti tren desain modern, minimalis, atau memilih gaya klasik yang timeless.
- Pencahayaan: Pastikan desain ruang memperhitungkan pencahayaan alami dan buatan agar ruangan terasa lebih nyaman dan luas.
- Fungsionalitas: Desain rumah harus mencerminkan kebutuhan fungsional, seperti penambahan ruang penyimpanan atau pengaturan ruangan yang efisien.
6. Penghematan Energi
Salah satu aspek penting dalam renovasi rumah modern adalah penghematan energi. Beberapa cara untuk meningkatkan efisiensi energi di rumah meliputi:
- Isolasi: Menambahkan isolasi termal pada dinding dan atap dapat membantu mengurangi konsumsi energi.
- Pemasangan Jendela dan Pintu Hemat Energi: Menggunakan jendela dan pintu dengan teknologi hemat energi bisa mengurangi tagihan listrik.
- Pencahayaan LED: Mengganti lampu biasa dengan LED yang lebih efisien dan tahan lama.
7. Pemeliharaan Setelah Renovasi
Setelah renovasi selesai, pemeliharaan rutin sangat penting agar rumah tetap dalam kondisi baik. Beberapa tindakan pemeliharaan meliputi:
- Membersihkan dan Memelihara: Bersihkan secara rutin bagian-bagian rumah yang baru direnovasi, seperti lantai, dinding, dan perabotan.
- Inspeksi Berkala: Lakukan inspeksi secara berkala terhadap bagian struktural rumah, terutama jika renovasi melibatkan perubahan besar.
Kontraktor Amanah: Kunci Sukses dalam Proyek Konstruksi
Di dunia konstruksi, memilih kontraktor yang tepat merupakan langkah penting untuk menjamin kesuksesan proyek. Salah satu nilai yang sangat dicari oleh banyak pihak adalah amanah. Seorang kontraktor yang amanah tidak hanya bekerja dengan profesionalisme, tetapi juga memiliki integritas, transparansi, dan komitmen dalam menjalankan setiap tahapan proyek.
Apa itu Kontraktor Amanah?
Kontraktor amanah adalah perusahaan atau individu yang dipercaya untuk menangani proyek konstruksi dengan memegang teguh prinsip kejujuran dan tanggung jawab. Mereka berkomitmen untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan kesepakatan awal, baik dari segi waktu, kualitas, maupun biaya. Sikap amanah ini juga mencakup kemampuan untuk memenuhi janji serta menjalankan proyek sesuai standar dan peraturan yang berlaku.
Karakteristik Kontraktor Amanah
- Kejujuran: Mereka jujur dalam memberikan informasi mengenai biaya, waktu, dan kualitas material yang digunakan. Tidak ada unsur penipuan atau manipulasi data.
- Transparansi: Setiap keputusan atau perubahan dalam proyek selalu dikomunikasikan secara jelas kepada klien. Kontraktor amanah selalu terbuka dalam hal pengelolaan anggaran dan progres proyek.
- Tepat Waktu: Menyelesaikan proyek tepat waktu adalah salah satu indikator utama seorang kontraktor amanah. Mereka memastikan bahwa tidak ada penundaan yang disebabkan oleh kelalaian atau ketidaksiapan di lapangan.
- Kualitas Terjamin: Kontraktor yang amanah selalu mengutamakan kualitas dalam setiap pekerjaan. Mereka tidak akan menggunakan material di bawah standar atau mengabaikan detail-detail penting demi keuntungan pribadi.
- Profesionalisme: Dalam setiap interaksi, baik dengan tim proyek maupun klien, mereka menunjukkan sikap yang profesional, menjaga etika kerja, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Manfaat Memilih Kontraktor Amanah
- Kepercayaan Terjaga: Dengan memiliki reputasi sebagai kontraktor yang amanah, kepercayaan dari klien dan pihak terkait akan terbangun. Ini memudahkan dalam mendapatkan proyek-proyek baru di masa mendatang.
- Efisiensi Proyek: Kontraktor yang bekerja secara amanah mampu mengelola proyek dengan baik, sehingga mengurangi risiko pembengkakan biaya dan waktu.
- Menghindari Sengketa: Keterbukaan dan tanggung jawab dalam menjalankan proyek meminimalisir potensi sengketa atau konflik dengan klien, pemasok, maupun pekerja.
- Hasil Akhir yang Memuaskan: Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor amanah biasanya akan memberikan hasil yang sesuai ekspektasi klien, karena semua proses dilakukan dengan perencanaan dan eksekusi yang baik.
Tips Memilih Kontraktor Amanah
- Lakukan Riset: Cari tahu latar belakang kontraktor tersebut, termasuk proyek-proyek yang telah mereka kerjakan sebelumnya. Ulasan dari klien terdahulu bisa menjadi indikator apakah kontraktor tersebut amanah atau tidak.
- Tanyakan Rincian Kontrak: Pastikan kontrak yang ditawarkan jelas dan transparan, terutama dalam hal biaya dan waktu penyelesaian.
- Kunjungi Proyek Sebelumnya: Jika memungkinkan, kunjungi lokasi proyek yang telah diselesaikan untuk melihat langsung kualitas pekerjaannya.
- Lihat Legalitas dan Sertifikasi: Kontraktor amanah biasanya memiliki izin usaha yang sah serta sertifikasi yang menunjukkan mereka kompeten di bidangnya.
percayakan pekerjaan anda kepada kami
Jasa Tukang – Solusi Praktis untuk Kebutuhan Renovasi dan Perbaikan Rumah
Jasa tukang adalah layanan yang sangat diperlukan oleh banyak orang, terutama mereka yang membutuhkan perbaikan, renovasi, atau pembangunan rumah. Baik untuk proyek kecil maupun besar, keberadaan tukang profesional dapat membuat pekerjaan menjadi lebih cepat, efisien, dan sesuai dengan harapan. Artikel ini akan membahas berbagai jenis layanan tukang, manfaat menggunakan jasa mereka, dan tips dalam memilih tukang yang tepat.
Jenis-jenis Layanan Tukang
- Tukang Bangunan Tukang bangunan berfokus pada pekerjaan konstruksi, baik itu membangun rumah baru, memperbaiki bangunan yang sudah ada, atau melakukan renovasi. Mereka memiliki keterampilan dalam menata batu bata, plester, pemasangan keramik, hingga pekerjaan finishing.
- Tukang Kayu Tukang kayu spesialis dalam pengerjaan yang berkaitan dengan bahan kayu, seperti pembuatan kusen pintu, jendela, lemari, hingga perabotan rumah tangga lainnya. Keterampilan mereka sangat penting dalam memastikan bahwa semua aspek yang menggunakan kayu dalam rumah dibuat dengan presisi dan kualitas tinggi.
- Tukang Listrik Tukang listrik menangani instalasi listrik, perbaikan, serta pemeliharaan sistem kelistrikan di rumah atau bangunan komersial. Jasa tukang listrik sangat diperlukan untuk memastikan instalasi listrik yang aman dan sesuai standar.
- Tukang Pipa (Plumber) Tukang pipa atau tukang ledeng bertanggung jawab atas instalasi dan perbaikan sistem perpipaan, seperti saluran air bersih, pembuangan, dan penanganan masalah kebocoran pipa. Keberadaan mereka sangat penting untuk menjaga sistem air di rumah tetap berfungsi dengan baik.
- Tukang Cat Tukang cat bertugas dalam pekerjaan pengecatan, baik untuk dinding interior maupun eksterior. Mereka membantu memberikan tampilan yang segar dan baru pada rumah dengan teknik pengecatan yang rapi dan menggunakan bahan cat berkualitas.
Manfaat Menggunakan Jasa Tukang
- Efisiensi Waktu Dengan menggunakan jasa tukang profesional, pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dibandingkan jika dikerjakan sendiri. Mereka memiliki pengalaman dan keterampilan khusus yang membuat pekerjaan lebih efisien.
- Hasil Berkualitas Tukang yang berpengalaman biasanya sudah terbiasa menangani berbagai jenis proyek. Hasil pekerjaan mereka pun lebih rapi dan berkualitas tinggi, karena mereka tahu bagaimana menyelesaikan masalah yang mungkin timbul selama proses pengerjaan.
- Penghematan Biaya Meskipun pada awalnya tampak seperti pengeluaran tambahan, menggunakan jasa tukang dapat menghemat biaya dalam jangka panjang. Tukang profesional dapat mencegah kesalahan fatal yang bisa menyebabkan kerusakan lebih lanjut dan memerlukan perbaikan yang lebih mahal.
- Konsultasi dan Saran Ahli Tukang sering kali memberikan saran-saran tentang cara terbaik untuk menyelesaikan proyek, termasuk pemilihan bahan yang tepat dan teknik yang akan digunakan. Ini sangat membantu bagi mereka yang belum memiliki pengetahuan teknis mengenai pembangunan atau renovasi.
Tips Memilih Jasa Tukang
- Cari Rekomendasi Rekomendasi dari teman atau keluarga adalah salah satu cara terbaik untuk menemukan tukang yang berkualitas. Jika seseorang yang Anda kenal pernah menggunakan jasa mereka dan puas dengan hasilnya, ini bisa menjadi indikator bahwa tukang tersebut dapat diandalkan.
- Lihat Portofolio atau Testimoni Tukang yang baik biasanya memiliki portofolio hasil kerja atau testimoni dari klien sebelumnya. Anda bisa memeriksa apakah hasil kerja mereka sesuai dengan standar yang Anda harapkan.
- Periksa Lisensi dan Sertifikasi Untuk pekerjaan yang lebih teknis seperti instalasi listrik atau pipa, pastikan tukang memiliki lisensi atau sertifikasi resmi. Ini penting untuk memastikan bahwa mereka memiliki keahlian yang diperlukan dan mengikuti standar keamanan.
- Bandingkan Harga Sebelum memutuskan, sebaiknya Anda meminta beberapa penawaran harga dari tukang yang berbeda. Namun, jangan hanya memilih berdasarkan harga termurah. Pertimbangkan juga kualitas pekerjaan yang mereka tawarkan.
Atap Kanopi rumah kekinian? Perhatikan 3 Hal Ini
Kanopi adalah bagian dari sebuah unit properti yang berwujud atap tambahan. Sebagai bagian dari struktur bangunan, kanopi ini akan berfungsi untuk melindungi unit properti dari panas dan hujan. Pengaplikasian kanopi ini biasanya bisa kita dapati di bagian depan atau samping dari sebuah unit properti.
Dengan kehadiran kanopi maka akan muncul ruang baru yang bisa digunakan untuk beberapa keperluan seperti area bermain, garasi dan dan carport, gudang, taman dan lainnya. Meski punya fungsi sebagai tambahan ruang, namun keberadaan kanopi yang terlihat dari luar membuat Anda juga perlu menghadirkan nilai estetika pada bagian ini. Nah berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan menghadirkan kanopi pada properti.
- Kenali Jenis-jenis Kanopi
Sebelum memasang kanopi, Anda memang perlu memahami beberapa jenis kanopi, yaitu :
Atap Kanopi uPVC DR.SHIELD
Bila kamu ingin atap yang awet, murah, aman, nyaman dan mudah pemasangannya, bisa menerapkan kanopi jenis uPVC DR.SHIELD. Atap uPVC yang terbuat dari bahan Unplasticized Polyvinyl Chloride ini memang dikenal sebagai material yang cocok digunakan untuk negara tropis yang memiliki intensitas cuaca panas dan hujan tinggi. Jadi meski hujan dan panas datang terus-menerus, Anda tak perlu khawatir karena kanopi atap uPVC DR.SHIELD ini akan tetap kokoh dan awet.
Atap Polycarbonate
Jenis kanopi pertama yakni kanopi atap polikarbonat. Sesuai namanya maka jenis kanopi ini akan menggunakan atap polycarbonate (polikarbonat) yang dibuat dari plastik berongga. Atap dengan bahan polikarbonat sendiri memiliki berbagai warna, model dan desain.
Atap Kanopi Spandek/Zyncalum
Berikutnya, ada kanopi jenis spandek yang memiliki bentuk bergelombang. Kanopi yang menggunakan atap yang lebih kaku ini memiliki tingkat keawetan yang lebih dari pada atap polikarbonat. Atap yang dibuat dari campuran bahan aluminium dan seng ini memiliki ketahanan dalam waktu yang lama.
Atap Kanopi Kaca
Jika kamu ingin kanopi yang lebih memiliki nilai estetik (keindahan), maka kanopi kaca bisa dijadikan pilihan. Selain mampu menghadirkan keindahan, kanopi dengan atap kaca ini bisa menciptakan suasana yang lebih luas dan terbuka saat berada di bawahnya.
2. Tips Memasang Kanopi
Agar kamu mendapatkan kanopi yang tepat dan banyak gunanya, bisa menerapkan beberapa tips pemasangannya berikut ini:
- Pertama, aturlah anggaran pembuatan kanopi ini dengan baik. Pastikan budget untuk pembuatan kanopi ini tidak membebani finansial Anda.
- Agar budget sesuai dengan keadaan finansial, pastikan memilih material rangka dan atap yang sesuai kebutuhan. Pastikan pula Anda memilih material yang tahan lama agar tidak sering mengeluarkan untuk biaya perawatan atau perbaikan.
- Jangan lupa ukur luas lahan yang akan di pasang kanopi. Dari ukuran ini juga Anda akan mendapatkan gambaran biaya yang akan dikeluarkan.
- Terakhir, pilih jasa pemasangan kanopi terbaik dan berpengalaman.
3. Kenali Dua Bagian Kanopi
Kanopi sendiri terdiri dari dua bagian utama yaitu rangka dan atap. Karena akan berfungsi sebagai peyangga rumah maka pada bagian rangka ini Anda harus memperhatikan kekuatannya. Usahakan rangka atap kanopi ini menggunakan bahan yang kokoh dan tidak cepat berkarat. Beberapa bahan yang cocok untuk kanopi ini yaitu besi, baja serta kayu yang berkualitas.
Sementara itu pada bagian atap, Anda juga perlu memperhatikan dengan seksama. Tidak hanya harus kokoh dan tahan lama, Anda juga harus memastikan atap kanopi ini mampu menghadirkan kenyamanan dan juga anti bocor.
Tips Pilih Warna Cat Rumah Anda
Memilih warna cat rumah seringkali merupakan salah satu keputusan yang paling sulit dilakukan. Tetapi jika kamu sedang mendesain rumah sederhana tapi mewah, ada beberapa pilihan warna yang dapat langsung menarik perhatian dengan kesan elegannya. Pertama-tama, ada dua tipe corak warna yang bisa kamu pilih—bold dan dramatis, atau netral dan lembut.
Kedua tipe corak ini sama-sama bisa menciptakan rumah sederhana tapi mewah. Selanjutnya, kamu tinggal menyesuaikan corak yang kamu pilih dengan karakter rumah yang ingin kamu bangun dan konsisten menggunakannya.
Bagian dalam pintu yang dicat hitam juga salah satu cara mudah yang bisa kamu lakukan untuk menampilkan rumah sederhana tapi mewah. Jika kamu mengikuti pilihan ini, tambahkan beberapa dekorasi atau aksesoris rumah berwarna hitam di dalam ruangan agar keseluruhan desain rumah sederhana tapi mewah ini padu padan.