Kamar

Yuk, Kenali Manfaat Kanopi untuk Ragam Bangunan

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan kanopi. Ya, kanopi merupakan atap pelindung pada bagian depan rumah atau suatu bangunan. Ciri kanopi pada umumnya adalah bagian ujung terbuka dan memiliki aneka ragam bentuk.

Tidak hanya itu, kanopi juga terbuat dari berbagai material dasar mulai dari, bahan kaca, UPVC, polycarbonate, dan lain sebagainya. Apakah Anda berencana memasang kanopi pada hunian? Yuk, kenali beberapa manfaat kanopi untuk ragam bangunan berikut ini.

Kanopi sebagai fungsi dekoratif

Atap kanopi yang tersedia dengan berbagai desain menarik dan artistik. Karena itu, model atap kanopi seperti ini cukup diminati banyak orang karena bisa mempercantik tampilan eksterior rumah atau bangunan. Anda yang ingin menambah kanopi pada rumah sebaiknya pilih bahan yang perawatannya mudah, tidak mudah pecah, dan memberikan tampilan berbeda dengan rumah lainnya.
Kanopi sebagai fungsi dekoratif
Kanopi sebagai perlindungan terhadap cuaca

Kanopi sebagai perlindungan terhadap cuaca

Fungsi selanjutnya adalah memberi perlindungan pada rumah atau bangunan dari cuaca panas maupun hujan. Atap kanopi yang biasa digunakan untuk perlindungan cuaca sangat ideal untuk membuat suasana luar rumah menjadi sejuk dan terhindar dari tampias air hujan. Kanopi dengan material kaca solid menjadi salah satu rekomendasi untuk penutup luar rumah yang tidak terlalu gelap.

Kanopi menambah fungsi bagian luar hunian

Atap kanopi sering kali dipilih sebagai atap carport karena bahannya yang kokoh. Dengan kanopi, Anda tidak perlu membuat ruang garasi untuk perlindungan mobil. Cukup dengan atap kanopi di luar rumah, carport minimalis sudah bisa digunakan.
Kanopi menambah fungsi bagian luar hunian

Kanopi membantu menghemat energi listrik

Selain dapat menangkal terik matahari, atap kanopi juga bisa membantu menghemat energi listrik di rumah. Adanya kanopi membuat ruangan dalam rumah jadi lebih sejuk, sehingga tidak perlu menyalakan pendingin ruangan seperti AC atau kipas angin. Dengan demikian, Anda bisa menghemat biaya tagihan listrik, bukan?

Kanopi sebagai penekanan desain suatu bangunan

Fungsi atap kanopi yang terakhir adalah sebagai penekanan desain suatu bangunan. Penekanan di sini maksudnya berupa fokus desain atau bagian tertentu dari sebuah bangunan. Beberapa bangunan fasilitas umum biasanya memiliki fungsi kanopi yang memisahkan peran satu bangunan terhadap bangunan lainnya. Karena itu, tidak heran jika banyak bangunan penting yang dengan sengaja memilih atap kanopi berkarakter mencolok sebagai penekanan detail dan desain bangunan.

Itulah beberapa fungsi kanopi untuk hunian dan bangunan. Jadi ingin menambah kanopi untuk rumah Anda? Tidak perlu khawatir, Big Interior solusinya!

Big Interior menghadirkan atap kanopi dengan kualitas terbaik dan model beragam. Melayani pemasangan kanopi oleh tim profesional. Material kanopi beragam dan terjamin awet. Kunjungi Big Interior sekarang untuk upgrade interior dan eksterior hunian Anda.

Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Analisa Harga Batu Bata per meter persegi

Assalamu’alaikum, kali ini akan membahas mengenai analisa harga batu bata per meter persegi. Analisa harga satuan merupakan satuan yang diperoleh dari analisa suatu jenis pekerjaan dalam proyek. Dalam analisa harga ada beberapa variabel yang perlu Sobat perhatikan diantara nya adalah jenis material atau tenaga kerja, koefisien, volume dan harga dalam satuan volume tertentu.

Analisa harga ini berfungsi sebagai estimasi harga yang bisa Sobat jadikan sebagai rujukan dalam menganggarkan biaya pembangunan rumah. Dengan analisa harga Sobat tidak usah kuatir akan over budget dalam pembangunan.

batu bata 300x225 - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Apa itu Batu Bata

Sahabat smb pasti tidak asing dengan material pengisi dinding Batu Bata, material yang mudah Sobat jumpai di wilayah Indonesia. Batu bata merah sendiri terbuat dari tanah liat atau tanah hitam. Pembuatan bata merah yaitu dengan cara cetak pada balok persegi panjang yang kemudian dibakar hingga mengeras dan bewarna kemerahan.

batu bata memiliki dimensi yang bermacam. Dari tinggi 5 – 6 cm, panjang 19 – 24 cm, dan lebar 9 – 12 cm. Untuk kali ini kita akan fokus ke batu bata dengan dimensi 5 x 11 x 22. Pemasangan batu bata sendiri memiliki banyak variasi model. Tapi untuk kali ini kita akan bahas model susunan batu bata yang umum (selang seling).

Secara umum batu bata terlihat lebih kokoh jika dibandingkan dengan material pengisi dinding yang lain. Material ini bersifat pejal sehingga mampu untuk menopang beban struktur. Contoh nya bisa Sobat lihat bangunan bekas peninggalan Belanda. Bangunan bekas Belanda hanya menggunakan material batu bata sebagai penigisi dinding sekaligus sebagai struktur bangunan. Hal itu karena teknologi struktur rangka beton bertulang belum  ada. Untuk bangunan sekarang hampir semua bangunan menggunakan sistem struktur beton bertulang, batu bata hanya sebagai material pengisi saja.

tabel dimensi batu bata 1024x344 - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Cara Hitung Analisa Harga Batu Bata / m2

Di Dalam analisa harga ada beberapa variabel yang perlu Sobat perhatikan. Diantaranya adalah Material/ Tenaga, indeks, satuan, harga bahan serta total harga. Kali ini saya buatkan contoh analisa satuan harga pekerjaan dinding batu bata dalam hitungan per meter persegi.

admin akan membagi tiga jenis pekerjaan dinding batu bata. Yakni pasangan batu bata yang biasa dengan perbandingan semen dan pasir 1:6. Lalu ada pasangan batu untuk trasram dengan perbandingan semen dan pasir 1:4. Trasram sendiri merupakan jenis pasangan batu bata yang umumnya dapat Sobat gunakan pada area kamar mandi atau 50 cm dari struktur sloof. Trasram ini berfungsi untuk pasangan batu bata daerah yang berada di area lembab. Dan yang terakhir adalah pasangan batu bata kedap air  dengan perbandingan semen dan pasir 1:3. Pasangan batu bata ini dapat Sobat gunakan untuk membuat kolam atau bak air

Untuk harga ini bisa menyesuaikan dengan Harga di daerah sobat masing-masing. Untuk studi ini saya menggunakan harga Semarang pada tahun 2021.  Berikut contoh tabel nya :

tabel analisa harga dinding batu bata 1 6 - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Tabel Analisa Harga Satuan Batu Bata 1Pc : 6 PP (Biasa)

tabel analisa harga dinding batu bata 1 4 - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Tabel Analisa Harga Satuan Batu Bata 1Pc : 4 PP (Trasram)

tabel analisa harga dinding batu bata 1 3 - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Tabel Analisa Harga Satuan Batu Bata 1Pc : 3 PP (Kedap Air)

Diatas merupakan contoh tabel analisa harga satuan pekerjaan dinding batu bata. Harga material dan upah tenaga tentunya berbeda sesuai dengan daerah masing-masing. Oleh karena itu jika Sobat sahabat multi bangunan  membutuhkan file excel nya bisa di downlad disni ya.

Contoh Menghitung Volume Dinding Batu Bata

Berikut merupakan contoh ruangan yang akan kita hitung volume dinding batu bata nya.:

Diketahui ruangan ini memiliki 3 x 3 meteran.  Karena ini ukuran as ke as  ke 3 meter maka perlu di kurangi tebal kolom praktis 15 cm, jadi didapat 2,85 x 2,85 meter. Untuk tinggi nya sampai ring balok adalah 4 meter. Karena ring balok memiliki dimensi tinggi 20 cm, maka ukuran tinggi dinding nya menjadi 380 cm.

Diketahui juga ruangan ini memiliki 1 buah lubang jendela dengan ukuran 1,2 x 1,8 meter. Dan memiliki 1 lubang pintu berukuran 0,9 x 2,2 meter. Langsung kita coba hitungkan berapa kebutuhan volume dinding bata ringan nya.

tabel luas dinding - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Tabel Luas Permukaan Dinding

tabel luas kusen - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Setelah Sobat memperoleh luasan permukaan dinding dan luasan permukaan lubang kusen. Sekarang kita dapat mendapatkan total luasan volume dinding dengan cara mengurangi luas permukaan dinding dengan luas permukaan lubang kusen.

tabel volume dinding - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Lalu setelah Sobat mendapatkan volume total kebutuhan dinding batu bata. Sobat dapat memperkirakan anggaran biayanya dengan mengkalikan volume dengan harga satuan yang sebelumnya kita sudah buat. Harga satuan ini perlu Sobat Griyaku sesuaikan dengan jenis pekerjaan pasangan batu bata nya.

Untuk lebih detail kita anggap 50 cm tinggi dari sloof adalah pekerjaan pasangan batu bata trasram. Sehingga di dapat volume 5.55 m2.

volume trasram - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Untuk total harga kebutuhan pekerjaan dinding batu bata trasram (1PC : 4 PP) dengan voulume 5.55 m2 adalah Rp 632.284 .

total harga pekerjaan dinding batu bata trasram 3x3 1 - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Untuk total harga kebutuhan pekerjaan dinding batu bata biasa (1PC : 6 PP) dengan volume 39.5 m2 adalah Rp 4,761.7525 . Untuk Total keseluruhan batu bata yang Sobat perlukan adalah 39.5 m2 atau 2,765 buah batu bata merah.

total harga pekerjaan dinding batu bata 3x3 2 - Analisa Harga Dinding Batu Bata per meter persegi

Sekian artikel analisa harga satuan pekerjaan batu bata dari kami. Semoga dapat memberi manfaat sebagai sumber referensi dan inspirasi.

Analisa pekerjaan plesteran

Cara menghitung RAB pekerjaan plesteran adalah dengan menghitung volume luasan dinding yang akan dihitung dalam m2, kemudian volume tersebut dikalikan harga satuan pekerjaan plesteran per 1 m2, untuk menghitung harga plesteran per 1 m2 dapat menggunakan koefisien analisa harga dibawah yang bersumber dari Standar Nasional Indonesia ( SNI ) 2008.

Cara Menggunakanya kita pilih salah satu koefisien dibawah ini yang sesuai dengan bahan yang akan digunakan kemudian kalikan saja koefisien tersebut dengan harga material atau tenaga, kemudian dijumlahkan, nah hasil penjumlahan tersebut merupakan harga per 1 m2.

 

analisa harga plasteran pekanbaru
analisa harga plasteran pekanbaru
  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 1 PP, tebal 15 mm

Bahan

PC  = 15,504 KG
PP  = 0,016 M3
Tenaga kerja
Pekerja  = 0,300 OH
Tukang batu = 0,150 OH
Kepala tukang  = 0,015 OH
Mandor  = 0,015 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 2 PP, tebal 15 mm

Bahan

PC = 10,224 KG
PP =  0,020 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,300 OH
Tukang batu = 0,150 OH
Kepala tukang = 0,015 OH
Mandor =  0,015 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 3 PP, tebal 15 mm

Bahan

PC = 7,776 KG
PP = 0,023 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,300 OH
Tukang batu = 0,150 OH
Kepala tukang = 0,015 OH
Mandor = 0,015 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 4 PP, tebal 15 mm

Bahan

PC =g 6,240 KG
PP = 0,024 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,300 OH
Tukang batu = 0,150 OH
Kepala tukang = 0,015 OH
Mandor = 0,015 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 5 PP, tebal 15 mm

Bahan

PC = 5,184 KG
PP = 0,026 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,300 OH
Tukang batu = 0,150 OH
Kepala tukang = 0,015 OH
Mandor = 0,015 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 6 PP, tebal 15 mm

Bahan

PC = 4,416 KG
PP = 0,027 M3
Tenaga kerja
Pekerja =0,300 OH
Tukang batu = 0,150 OH
Kepala tukang = 0,015 OH
Mandor = 0,015 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 7 PP, tebal 15 mm

Bahan

PC = 3,936 KG
PP = 0,028 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,300 OH
Tukang batu = 0,150 OH
Kepala tukang = 0,015 OH
Mandor =0,015 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 8 PP, tebal 15 mm

Bahan

PC = 3,456 KG
PP = 0,029 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,300 OH
Tukang batu = 0,150 OH
Kepala tukang = 0,015 OH
Mandor = 0,015 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : ½ KP : 3 PP, tebal 15 mm

Bahan
PC = 5,760 KG
KP = 0,003 M3
PP = 0,013 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,360 OH
Tukang batu = 0,120 OH
Kepala tukang = 0,012 OH
Mandor = 0,018 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 2 KP : 8 PP, tebal 15 mm

Bahan
PC = 3,000 KG
KP = 0,005 M3
PP = 0,020 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,360 OH
Tukang batu = 0,120 OH
Kepala tukang = 0,012 OH
Mandor = 0,018 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 SM : 1 KP : 1 PP, tebal 15 mm

Bahan
SM = 0,009 M3
KP = 0,009 M3
PP = 0,009 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,360 OH
Tukang batu = 0,120 OH
Kepala tukang = 0,012 OH
Mandor = 0,018 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 SM : 1 KP : 2 PP, tebal 15 mm

Bahan
SM = 0,007 M3
KP = 0,007 M3
PP = 0,015 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,360 OH
Tukang batu = 0,120 OH
Kepala tukang = 0,012 OH
Mandor = 0,018 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 2 PP, tebal 20 mm

Bahan

PC = 13,632 KG
PP = 0,027 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,400 OH
Tukang batu = 0,200 OH
Kepala tukang = 0,020 OH
Mandor = 0,022 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 3 PP, tebal 20 mm

Bahan

PC = 10,368 KG
PP = 0,031 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,260 OH
Tukang batu = 0,200 OH
Kepala tukang = 0,020 OH
Mandor = 0,013 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 4 PP, tebal 20 mm

Bahan

PC = 8,320 KG
PP = 0,032 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,400 OH
Tukang batu = 0,200 OH
Kepala tukang = 0,020 OH
Mandor = 0,022 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 5 PP, tebal 20 mm

Bahan

PC = 6,912 KG
PP = 0,035 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,400 OH
Tukang batu = 0,200 OH
Kepala tukang = 0,020 OH
Mandor = 0,022 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 PC : 6 PP, tebal 20 mm

Bahan

PC = 5,888 KG
PP = 0,036 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,400 OH
Tukang batu = 0,200 OH
Kepala tukang = 0,020 OH
Mandor = 0,022 OH

  • Membuat 1 m2 plesteran 1 SM : 1 KP : 2 PP, tebal 20 mm

Bahan
SM = 0,009 M3
KP = 0,009 M3
PP = 0,018 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,440 OH
Tukang batu = 0,220 OH
Kepala tukang = 0,022 OH
Mandor = 0,022 OH

  • Membuat 1 m2 Berapen 1 PC : 5 PP, tebal 15 mm

Bahan

PC = 5,184 KG
PP = 0,026 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,150 OH
Tukang batu = 0,075 OH
Kepala tukang = 0,008 OH
Mandor = 0,008 OH

  • Membuat 1 m’ Plesteran Skoning lebar 10 mm 1 PC : 2 PP.

Bahan

PC = 0,500 KG
PP = 0,013 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,080 OH
Tukang batu = 0,400 OH
Kepala tukang = 0,040 OH
Mandor = 0,004 OH

  • Membuat 1 m2 Plesteran Granit , 1 PC : 2 Granit, tebal 10 mm

Bahan

PC = 10,000 KG
Batu granit = 15,000 KG
Tenaga kerja
Pekerja = 0,450 OH
Tukang batu = 0,225 OH
Kepala tukang = 0,023 OH
Mandor = 0,023 OH

  • Membuat 1 m2 Plesteran Teraso , 1 PC : 2 Batu Teraso, tebal 10 mm

Bahan

PC = 10,000 KG
Batu teraso = 15,000 KG
Tenaga kerja
Pekerja = 0,450 OH
Tukang batu = 0,225 OH
Kepala tukang = 0,023 OH
Mandor = 0,023 OH

  • Membuat 1 m2 Plesteran Ciprat / Kamprotan 1 PC : 2 PP

Bahan

PC = 4,320 KG
PP = 0,006 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,300 OH
Tukang batu = 0,100 OH
Kepala tukang = 0,010 OH
Mandor = 0,015 OH

  • Membuat 1 m2 finishing siar pasangan dinding bata merah (=20 m’)

Bahan

PC = 3,108 KG
Tenaga kerja
Pekerja = 0,150 OH
Tukang batu = 0,075 OH
Kepala tukang = 0,008 OH
Mandor = 0,008 OH

  • Membuat 1 m2 finishing siar pasangan dinding conblock ekspose (=8 m’)

Bahan

PC = 1,600 KG
Tenaga kerja
Pekerja = 0,070 OH
Tukang batu = 0,035 OH
Kepala tukang = 0,004 OH
Mandor = 0,004 OH

  • Membuat 1 m2 finishing siar pasangan batu kali adukan 1 PC : 2 PP

Bahan

PC = 6,340 KG
PP = 0,012 M3
Tenaga kerja
Pekerja = 0,300 OH
Tukang batu = 0,150 OH
Kepala tukang = 0,015 OH
Mandor = 0,015 OH

  • Membuat 1 m2 acian

Bahan

PC = 3,250 KG
Tenaga kerja
Pekerja = 0,200 OH
Tukang batu = 0,100 OH
Kepala tukang = 0,010 OH
Mandor = 0,010 OH

koefisien Berdasarkan: SNI 2837:2008

Menelusuri Jejak Arsitektur Kontemporer

Menelusuri Dunia Arsitektur Kontemporer: Inovasi, Estetika, dan Dampaknya pada Lingkungan

Arsitektur kontemporer adalah cerminan dari dinamika zaman modern, menggabungkan teknologi mutakhir dengan ide desain yang inovatif dan berani. Konsep ini mengacu pada gaya arsitektur yang berkembang saat ini dan berfokus pada desain yang mencerminkan perkembangan terbaru dalam teknologi, material, dan filosofi estetika. Artikel ini akan mengeksplorasi berbagai aspek arsitektur kontemporer, termasuk ciri khasnya, beberapa arsitek terkenal, serta dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.

Ciri Khas Arsitektur Kontemporer

  1. Inovasi Teknologi dan Material: Arsitektur kontemporer seringkali memanfaatkan teknologi terbaru dan material modern. Beton, kaca, dan logam adalah bahan yang umum digunakan, memungkinkan desain yang bersih dan transparan. Teknologi bangunan hijau, seperti panel surya dan sistem pemanas dan pendingin yang efisien, juga menjadi bagian integral dari desain kontemporer.
  2. Desain Geometris dan Dinamis: Salah satu ciri utama arsitektur kontemporer adalah bentuk yang tidak konvensional dan seringkali dinamis. Bentuk-bentuk geometris yang kompleks, lengkung yang dramatis, dan struktur yang tampak melayang adalah fitur umum dalam bangunan kontemporer. Desain ini sering kali menantang konvensi tradisional dan mengutamakan estetika yang futuristik.
  3. Interaksi dengan Lingkungan: Arsitektur kontemporer cenderung menekankan pentingnya keterhubungan antara bangunan dan lingkungannya. Desainer sering menggunakan kaca besar dan dinding transparan untuk mengaburkan batas antara ruang interior dan eksterior. Pendekatan ini tidak hanya memperindah tampilan bangunan tetapi juga meningkatkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara.
  4. Fokus pada Keberlanjutan: Keberlanjutan adalah salah satu pilar penting dari arsitektur kontemporer. Banyak proyek dirancang dengan mempertimbangkan efisiensi energi, pengurangan dampak lingkungan, dan penggunaan sumber daya yang ramah lingkungan. Teknik seperti desain pasif, pengumpulan air hujan, dan penggunaan material daur ulang semakin umum dalam arsitektur kontemporer.

Arsitek Terkenal dalam Arsitektur Kontemporer

  1. Frank Gehry: Salah satu nama terbesar dalam arsitektur kontemporer, Frank Gehry dikenal dengan desainnya yang inovatif dan berani. Karyanya seperti Guggenheim Museum di Bilbao dan Walt Disney Concert Hall di Los Angeles menampilkan bentuk-bentuk yang organik dan sangat unik, menggunakan material seperti titanium dan kaca. Gehry sering mengeksplorasi konsep “deconstructionism,” yang menantang struktur dan bentuk tradisional.
  2. Zaha Hadid: Arsitek wanita pertama yang memenangkan Hadiah Pritzker, Zaha Hadid terkenal dengan desainnya yang futuristik dan curvilinear. Karyanya mencakup desain seperti MAXXI Museum di Roma dan Pusat Akuatik London. Hadid dikenal karena kemampuannya untuk menggabungkan estetika yang dramatis dengan fungsionalitas modern, menciptakan ruang yang tampak mengalir dan dinamis.
  3. Norman Foster: Norman Foster, pendiri Foster + Partners, telah meninggalkan jejak signifikan dalam arsitektur kontemporer melalui proyek-proyek seperti The Gherkin di London dan Beijing Capital International Airport. Foster dikenal dengan pendekatannya yang berorientasi pada teknologi, keberlanjutan, dan efisiensi, seringkali memadukan desain yang canggih dengan prinsip-prinsip ekologis.
  4. Rem Koolhaas: Pendiri OMA (Office for Metropolitan Architecture), Rem Koolhaas dikenal dengan pemikiran arsitektural yang eksperimental dan teoritis. Karyanya, seperti Biblioteca Vasconcelos di Meksiko dan CCTV Headquarters di Beijing, mengeksplorasi bagaimana arsitektur dapat merespons perubahan sosial dan teknologi.

Dampak Arsitektur Kontemporer pada Lingkungan dan Masyarakat

Arsitektur kontemporer tidak hanya mempengaruhi estetika dan teknologi, tetapi juga memiliki dampak signifikan pada lingkungan dan masyarakat:

  1. Peningkatan Kualitas Lingkungan: Dengan fokus pada desain berkelanjutan, banyak bangunan kontemporer dirancang untuk mengurangi jejak karbon mereka dan mempromosikan efisiensi energi. Bangunan hijau yang menggunakan material ramah lingkungan dan teknologi efisiensi energi membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
  2. Transformasi Urban: Arsitektur kontemporer seringkali memicu regenerasi urban dan meningkatkan kualitas kehidupan di kawasan perkotaan. Bangunan yang dirancang dengan baik dapat mengubah karakter sebuah daerah, menarik investasi, dan menciptakan ruang publik yang lebih baik.
  3. Pengaruh pada Budaya dan Identitas: Desain yang inovatif dan unik sering kali menjadi simbol identitas budaya dan modernitas sebuah kota. Bangunan ikonik dapat menjadi landmark yang memperkuat rasa bangga komunitas dan meningkatkan daya tarik wisata.

Kesimpulan

Arsitektur kontemporer adalah suatu manifestasi dari perubahan dan kemajuan zaman. Dengan menggabungkan teknologi mutakhir, material inovatif, dan desain yang berani, arsitektur kontemporer tidak hanya menciptakan ruang yang estetis dan fungsional tetapi juga mempengaruhi bagaimana kita berinteraksi dengan lingkungan kita. Para arsitek terkemuka seperti Frank Gehry, Zaha Hadid, Norman Foster, dan Rem Koolhaas telah memainkan peran penting dalam mengembangkan dan mendefinisikan arsitektur kontemporer, meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam dunia desain dan konstruksi.

Peran dan Tanggung Jawab Seorang Arsitek

Arsitektur adalah seni dan ilmu merancang bangunan dan struktur yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional tetapi juga estetika dan lingkungan. Seorang arsitek memegang peranan krusial dalam dunia desain dan konstruksi, menggabungkan kreativitas dengan teknik untuk menciptakan ruang yang memenuhi berbagai kebutuhan penghuninya. Artikel ini akan mengeksplorasi berbagai aspek dari profesi arsitektur, termasuk tanggung jawab, keterampilan yang dibutuhkan, dan dampaknya terhadap masyarakat.

1. Tanggung Jawab Utama Seorang Arsitek

Arsitek memiliki berbagai tanggung jawab yang mencakup berbagai aspek dari proses perancangan hingga pembangunan. Beberapa tanggung jawab utama meliputi:

  • Perancangan: Arsitek merancang rencana dan gambar kerja untuk bangunan, mulai dari rumah tinggal hingga gedung perkantoran dan infrastruktur publik. Desain mereka harus mempertimbangkan fungsi, estetika, serta integrasi dengan lingkungan sekitar.
  • Konsultasi: Mereka berfungsi sebagai konsultan bagi klien, memberikan saran dan rekomendasi tentang material, metode konstruksi, dan gaya desain. Mereka juga harus memahami dan mengakomodasi keinginan dan kebutuhan klien.
  • Koordinasi: Arsitek bekerja sama dengan insinyur, kontraktor, dan profesional lainnya untuk memastikan bahwa desain dapat diimplementasikan dengan efektif dan aman. Koordinasi yang baik sangat penting untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana.
  • Pengawasan Konstruksi: Selama proses konstruksi, arsitek memantau kemajuan pekerjaan untuk memastikan bahwa konstruksi sesuai dengan desain dan spesifikasi. Mereka juga menyelesaikan masalah yang mungkin muncul selama pembangunan.

2. Keterampilan yang Dibutuhkan

Menjadi seorang arsitek memerlukan kombinasi keterampilan teknis dan kreatif. Beberapa keterampilan kunci meliputi:

  • Kreativitas dan Imajinasi: Arsitek harus mampu memikirkan solusi desain yang inovatif dan estetis yang memenuhi kebutuhan fungsional dan emosional pengguna.
  • Kemampuan Teknis: Pengetahuan mendalam tentang teknik konstruksi, material bangunan, dan software desain seperti CAD (Computer-Aided Design) sangat penting untuk merancang bangunan yang tidak hanya menarik tetapi juga fungsional dan aman.
  • Komunikasi: Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dengan klien, kontraktor, dan tim proyek lainnya sangat penting. Arsitek harus dapat menjelaskan ide dan konsep mereka dengan jelas dan mendengarkan umpan balik dari berbagai pihak.
  • Kepemimpinan dan Manajemen Proyek: Arsitek sering kali harus memimpin tim dan mengelola proyek dari awal hingga akhir, memastikan bahwa semua aspek proyek terkoordinasi dengan baik dan sesuai jadwal.

3. Dampak Terhadap Masyarakat

Arsitek memainkan peran penting dalam membentuk lingkungan binaan yang kita huni. Dampak dari pekerjaan mereka meliputi:

  • Kualitas Hidup: Desain yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup penghuninya dengan menciptakan ruang yang nyaman, fungsional, dan menyenangkan. Arsitektur yang baik juga dapat meningkatkan efisiensi energi dan dampak lingkungan dari suatu bangunan.
  • Estetika dan Identitas: Arsitektur memberikan karakter dan identitas pada suatu tempat. Bangunan yang dirancang dengan baik dapat menjadi simbol budaya dan sejarah, serta memberikan kontribusi pada keindahan dan karakter urban.
  • Kesejahteraan Sosial: Arsitek berperan dalam merancang ruang publik yang dapat digunakan oleh komunitas, seperti taman, plaza, dan gedung komunitas, yang berkontribusi pada kesejahteraan sosial dan interaksi masyarakat.

4. Pendidikan dan Karier

Menjadi arsitek memerlukan pendidikan formal dan pelatihan profesional. Biasanya, calon arsitek perlu menyelesaikan gelar sarjana di bidang arsitektur, diikuti dengan gelar master dan lisensi profesional. Pendidikan arsitektur mencakup studi tentang desain, sejarah arsitektur, teknik konstruksi, dan teori arsitektur.

 

arsitek pekanbaru

Kesimpulan

Arsitek tidak hanya sekadar merancang bangunan, tetapi juga mempengaruhi cara kita berinteraksi dengan lingkungan kita dan satu sama lain. Mereka menggabungkan seni dan sains untuk menciptakan ruang yang memenuhi kebutuhan praktis dan estetika, serta memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan. Dengan keterampilan teknis dan kreatif yang luas, arsitek memainkan peran vital dalam membentuk masa depan lingkungan binaan kita.


Semoga artikel ini memberikan gambaran yang jelas mengenai profesi arsitek dan pentingnya peran mereka dalam masyarakat.

desain interior dengan wall molding : solusi dekorasi yang elegant

Wall molding adalah elemen desain interior yang sering dianggap sebagai sentuhan akhir yang elegan dan klasik untuk ruangan. Dengan menggunakan wall molding, Anda dapat menambah dimensi, struktur, dan karakter pada dinding, serta menciptakan tampilan yang lebih mewah dan terstruktur. Berikut adalah beberapa solusi dekorasi dengan wall molding untuk menciptakan interior yang elegan:

1. Wainscoting

Wainscoting adalah panel yang dipasang di bagian bawah dinding. Ini memberikan tampilan yang elegan dan klasik. Anda bisa memilih dari berbagai gaya seperti:

  • Traditional Wainscoting: Panel kayu dengan detail yang rumit.

  • Shiplap: Kayu berlapis yang memberikan nuansa pedesaan modern.

2. Crown Molding

Crown molding adalah cetakan yang dipasang di pertemuan antara dinding dan langit-langit. Ini membantu menciptakan transisi yang mulus dan memberikan sentuhan kemewahan pada ruangan. Pilih desain yang sesuai dengan gaya interior Anda:

  • Traditional: Detail yang lebih rumit dan berlapis.

  • Modern: Garis bersih dan sederhana.

3. Panel Dinding

Menggunakan panel dinding dengan molding bisa memberikan tampilan yang terstruktur dan berkelas. Beberapa opsi panel dinding termasuk:

  • Flat Panel: Menyediakan tampilan bersih dan modern.

  • Raised Panel: Memberikan kedalaman dan dimensi pada dinding.

4. Chair Rail

Chair rail adalah molding horizontal yang dipasang sekitar satu pertiga dari tinggi dinding. Ini tidak hanya berfungsi untuk melindungi dinding dari goresan kursi tetapi juga menambah elemen dekoratif. Anda bisa mengecat area di bawah dan di atas chair rail dengan warna yang berbeda untuk menciptakan kontras yang menarik.

5. Picture Rail

Picture rail dipasang di bagian atas dinding, biasanya di bawah crown molding. Ini adalah solusi praktis untuk menggantung karya seni atau foto tanpa merusak dinding. Ini juga memberikan tampilan klasik dan terstruktur pada ruangan.

Tips Dekorasi dengan Wall Molding:

  • Pilih Warna yang Tepat: Warna molding bisa disesuaikan dengan warna dinding atau dicat dengan warna yang kontras untuk menciptakan efek visual yang menarik.
  • Pertimbangkan Skala dan Proporsi: Pastikan ukuran molding sesuai dengan dimensi ruangan. Molding yang terlalu kecil mungkin tidak memberikan dampak yang diinginkan, sementara molding yang terlalu besar bisa terasa berlebihan.
  • Integrasikan dengan Furnitur: Pilih gaya molding yang melengkapi furnitur dan aksesori di ruangan Anda.

Dengan desain wall molding yang tepat, Anda bisa menambah keanggunan dan karakter pada ruangan, menciptakan suasana yang nyaman sekaligus penuh gaya.

desain interior dengan wall molding

Desain interior dengan wall molding bisa memberikan sentuhan elegan dan klasik pada ruangan. Wall molding, atau cetakan dinding, sering digunakan untuk menambah dimensi dan karakter pada dinding. Berikut beberapa ide desain interior menggunakan wall molding:

1. Panel Dinding (Wainscoting)

  • Deskripsi: Panel dinding, atau wainscoting, adalah aplikasi wall molding yang mencakup area tertentu dari dinding, sering kali bagian bawah dinding. Ini memberi kesan formal dan terstruktur.
  • Gaya: Cocok untuk gaya tradisional, klasik, atau bahkan kontemporer jika dipadukan dengan warna dan tekstur yang modern.

2. Molding Langit-langit (Crown Molding)

  • Deskripsi: Crown molding adalah cetakan yang ditempatkan di tempat pertemuan antara dinding dan langit-langit. Ini memberikan sentuhan akhir yang halus dan elegan.
  • Gaya: Ideal untuk ruang tamu, kamar tidur, dan ruang makan dalam gaya klasik, tradisional, atau transisi.

3. Trim Pintu dan Jendela (Door and Window Trim)

  • Deskripsi: Menggunakan molding di sekitar pintu dan jendela untuk menambahkan detal dan membuat elemen-elemen tersebut lebih menonjol.
  • Gaya: Sesuai untuk hampir semua gaya interior, terutama gaya tradisional dan klasik.

4. Molding Geometris

  • Deskripsi: Membuat pola geometris dengan molding untuk menambah dimensi dan visualisasi pada dinding. Bisa berupa kotak-kotak atau garis-garis yang diatur secara artistik.
  • Gaya: Cocok untuk desain kontemporer atau modern, terutama jika menggunakan warna-warna kontras.

5. Molding Papan Tempel (Panel Moulding)

  • Deskripsi: Panel molding bisa digunakan untuk menciptakan desain papan tempel pada dinding. Ini menciptakan ilusi dinding yang lebih tinggi atau lebih besar.
  • Gaya: Gaya ini sering digunakan dalam desain klasik, tetapi bisa dimodifikasi untuk gaya modern dengan penggunaan warna yang berbeda.

6. Molding Bertingkat

  • Deskripsi: Menggunakan beberapa lapisan molding bertingkat untuk menciptakan kedalaman dan tekstur. Ini bisa diterapkan di sekitar langit-langit, dinding, atau bahkan di sekitar pintu dan jendela.
  • Gaya: Menambah kesan dramatis dan mewah pada ruang, cocok untuk gaya klasik dan glamor.

7. Molding Bergaya Modern

  • Deskripsi: Menggunakan molding dengan desain yang bersih dan minimalis untuk menciptakan tampilan modern dan sederhana. Biasanya menggunakan warna netral atau matte.
  • Gaya: Ideal untuk ruang bergaya kontemporer atau minimalis.

8. Aksen Dinding

  • Deskripsi: Molding dapat digunakan untuk menonjolkan bagian tertentu dari dinding, seperti area di belakang rak atau TV, dengan menambahkan molding sebagai latar belakang atau aksen.
  • Gaya: Fleksibel dan bisa digunakan dalam berbagai gaya desain sesuai dengan warna dan bentuk molding yang dipilih.

Tips Memilih Wall Molding:

  1. Pertimbangkan Skala Ruangan: Pilih molding yang sesuai dengan ukuran ruangan. Molding yang terlalu besar dapat membuat ruangan terasa kecil, sedangkan yang terlalu kecil mungkin tidak memberikan dampak yang diinginkan.
  2. Harmoni dengan Gaya Desain: Pastikan gaya molding sesuai dengan tema dan gaya desain interior keseluruhan.
  3. Pilih Material yang Tepat: Molding tersedia dalam berbagai material seperti kayu, poliuretan, atau MDF. Pilih sesuai dengan kebutuhan fungsional dan estetika.
  4. Warna dan Finishing: Warna dan finishing molding juga penting untuk memastikan keserasian dengan warna dinding dan furnitur di ruangan.

Dengan memanfaatkan wall molding secara kreatif, Anda dapat menambahkan karakter dan keindahan pada interior rumah Anda.

arsitek pekanbaru

Arsitek adalah seorang profesional yang merancang bangunan dan berbagai struktur fisik lainnya. Tugas arsitek melibatkan berbagai aspek dari desain hingga pelaksanaan proyek konstruksi. Berikut adalah beberapa tugas utama arsitek:

  1. Konsep Desain:

– Membuat konsep dan sketsa awal desain bangunan berdasarkan kebutuhan klien dan fungsi bangunan.

– Mempertimbangkan aspek estetika, fungsionalitas, dan kenyamanan.

denah
sketsa rumah
  1. Pengembangan Desain:

– Mengembangkan desain konsep menjadi gambar teknis dan detail.

– Menggunakan perangkat lunak desain arsitektur seperti AutoCAD, Revit, atau SketchUp.

desain rumah dari sketchup
  1. Dokumentasi Teknis:

– Menyusun gambar kerja yang mendetail termasuk denah, tampak, potongan, dan detail konstruksi.

– Menyiapkan spesifikasi teknis bahan dan metode konstruksi.

  1. Koordinasi dengan Klien dan Tim Proyek:

– Bekerja sama dengan klien untuk memastikan desain memenuhi kebutuhan dan anggaran.

– Berkolaborasi dengan insinyur, kontraktor, dan profesional lainnya untuk memastikan desain dapat diwujudkan dengan baik.

  1. Pengawasan Proyek:

– Melakukan pengawasan selama proses konstruksi untuk memastikan bangunan dibangun sesuai dengan desain dan spesifikasi.

– Menyelesaikan masalah teknis yang mungkin muncul selama konstruksi.

  1. Perizinan dan Regulasi:

– Memastikan desain bangunan mematuhi peraturan zonasi dan bangunan setempat.

– Mengurus perizinan yang diperlukan dari otoritas terkait.

  1. Konsultasi Lingkungan:

– Mempertimbangkan dampak lingkungan dari desain bangunan.

– Menerapkan prinsip-prinsip desain berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

  1. Manajemen Proyek:

– Mengelola anggaran dan jadwal proyek untuk memastikan proyek selesai tepat waktu dan sesuai anggaran.

– Mengatasi hambatan yang mungkin muncul selama pelaksanaan proyek.

membuat RAB

Arsitek memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan binaan yang fungsional, aman, dan estetis. Mereka harus memiliki kemampuan kreatif, teknis, dan komunikasi yang baik untuk berhasil dalam profesi ini.

Tahapan Membangun Rumah Impian Anda

Sebelum membangun rumah, tentunya ada satu hal yang perlu diketahui serta tidak boleh dilewati yakni memastikan dulu tahapan – tahapannya dengan secara cermat dan detail.

Tahapan bangun rumah biasanya dimulai dari pekerjaan awal hingga sampai finishing akhir yang akan dengan segera kita jelaskan dengan secara ringkas dihalaman ini sebagai gambaran buat Anda untuk bisa membangun rumah sendiri.

Dan tahapan pekerjaan ini erat kaitannya dengan rencana anggaran biaya (RAB) yang disiapkan, sehingga jangan dikemudian hari proses pekeraan membangun rumahnya sampai terhenti ditengah jalan.

Berikut tahapan yang sangat penting dalam membangun rumah:

Pekerjaan Awal

 Pada tahap awal ini, sobat harus dapat menentukan posisi bangunan beserta dengan batas-batasnya. Lalu Kemudian menentukan titik – titik bangunan rumah yang dibuat dengan cara membuat pagar pembatas.

Langkah – langkah membuat batas pagar dapat menggunakan tali atau papan yang dikaitkan pada sebuah paku yang ditanam didalam tanah.

Lalu kemudian dalam membuat galian pondasi rumah jugs harus dihitung lebar serta kedalamannya dengan secara rinci dan detail, biasanya diukur dengan satuan m2 (meter persegi).

Pekerjaan Struktural dan Pondasi

 Sesudah Anda mengkalkulasikan ditahapan pengerjaan awal diatas, kemudian berlanjut ke pemasangan pondasi rumah dengan menggunakan batu kali, lalu Kemudian ketika pondasinya selesai dbuat, tinggalah atur lantainya dengan urukan pasir serta ketebalannya disesuaikan dengan pondasi rumah.

Lalu kemudian setelah pondasi serta lantai urugan sudah tertata, langkah selanjutnya membuat struktur bangunan rumah seperti : perakitan slop, pemasangan sloof atau istilah lainnya balok beton bertulang mendatar yang dibuat tepat diatas pondasi rumah.

Bagaimana cara menghitungnya biasanya dengan menggunakan rumus matematika seperti panjang sloof x lebar x tinggi = satuan m3.

Jangan lupa untuk untuk membuat juga kolom, dimana kolom ini merupakan tiang tegak lurus yang terdapat pada sloof serta ring balk.

Namun, ketika membuat kolom dalam menghitung volumenya harus ditentukan dari jumlah kolom yang dibuat lalu kemudian dikalikan dengan tinggi kolom, maka itulah hasilnya.

Pekerjaan Pemasangan Dinding

 Tahap pekerjaan berikutnya yaitu pemasangan dinding dengan menggunakan batako atau batu bata. Ukuran ketebalan maupun tingginya disesuaikan saja dengan kebutuhan.

Dan jangan lupa memberikan sedikit ruang sesuai ukuran kusen pintu dan jendela yang hendak digunakan. Pemasangan kusen ini biasanya dilakukan setelah dinding berdiri atau bisa juga secara berbarengan.

Dan kemudian dinding pada batu bata atau batako tersebut diberi plesteran semen dengan takaran adukan semen biasanya dua kali lebih banyak dibandingkan dengan takaran adukan semen untuk pemasangan batako.

Setelah itu jika plesteran sudah selesai dikerjakan, tinggalah proses pengacian yang luas volume pekerjaannya sama persis dengan luas volume plesteran, terkecuali ada sebagian dinding yang hendak dipasangi keramik dinding atau dipasangi batu alam.

Pekerjaan Kusen Jendela dan Pintu

 Sesudah dinding terpasang, selanjutnya pekerjaan kusen, jendela dan pintu. Pemasangan ini harus juga dibarengi pemasangan kunci serta handle sebagai pengait supaya tidak ada kesalahan disaat proses pengerjaannya selesai.

Pastikan kembali semuanya dengan secara detail agar daun pintu dan jedela dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Pekerjaan Rangka Atap

 Lalu kemudian tahapan pekerjaan membangun rumah selanjutnya yaitu pemasangan rangka atap. Adapun material rangka dan penutupnya bisa dari baja ringan, bisa juga dari bahan kayu, ya disesuaikan sajalah dengan budget atau anggaran.

Yang pasti hitung terlebih dulu estimasi biaya pemasangan atap yang akan dikeluarkan serta bahan material yang dibutuhlan entah itu mau materialnya pakai kayu ataukah baja, terserah bebas memilih. Lalu kemudian perhatikan juga sejumlah aksesoris – aksesoris yang diperlukan.

Pekerjaan Plafon

 Tahapan berikutnnya setelah pekerjaan rangka atap rumah yakni pemasangan plafon dengan menggunakan bahan material dari gypsum atau bisa juga dari pvc, triplek, kalsiboard, dan lain sebagainya.

Pada tahapan pasang plafon ini, diusahakan dibuat dengan desain plafon yang menarik yang dapat membuat nyaman untuk tinggal di dalam ruangan rumah.

Sehingga ketika penghuni rumah nyaman, maka pengeluaran anggaran harian rumah tangga pun akan bisa lebih dihemat. Karena ketika penghuni rumah sudah merasa tidak nyaman berdiam dirumah, pastinya setiap saat ketika lelah hilang akan selalu mencari hiburan diluar. Bukankah begitu ? hehe

Pekerjaan Lantai Keramik

 Lalu tahapan membangun rumah selanjutnya adalah pemasangan lantai dengan menggunakan keramik, granit, atau yang lainya. Pada tahapan ini juga harus dibuat sebaik mungkin agar lalu lalang penghuni rumah dapat aman serta nyaman.

Terutama yang memiliki anak masih kecil maka pada bagian bagian pinggiran keramik yang runcing juga harus diperhatikan dengan betul – betul supaya tidak mengakibatkan hal yang tidak diinginkan pada anak.

Pekerjaan Instalasi Listrik

 Pada tahapan pekerjaan instalasi listrik ini, bisa dikatakan proses fisik membangun rumah sendiri sudah terlihat wujudnya.

Tinggalah menyelesaikan finishing – finishing pada bagian dalam ruangan seperti memasang kran air serta saluran air dan kran untuk kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan – pekerjaan kecil pemasangan toilet, wastafel, kamar mandi dan yang lainnya.

Setalah itu baru Kemudian memasang instalasi listrik mulai dari mengatur kabel – kabel, tata letak lampu, serta colokan – colokan listrik dan juga berbagai macam aksesoris listrik lainnya pada setiap ruangan hingga sampai halaman luar rumah apabila diperlukan.

Pekerjaan Finishing

 Pengerjaan finishing ini misalnya adalah pengecatan cat dinding interior dan exterior, pengecatan kusen jendel dan pintu, hingga hal – hal yang kecil yang dirasa perlu dikerjakan.

Pekerjaan finishing ini sangat perlu sekali dilakukan supaya tampilan rumah khususnya bagian dalam rumah dapat terlihat elegan dan enak dilihatnya, dan tentu saja penghuni menjadi nyaman berdiam dirumah.

Pekerjaan Eksterior serta Pembersihan

 Proses membangun rumah seperti hampir mau selesai, tingal saatnya pindah ke bagian eksterior atau luar rumah seperti pekerjaan pemasangan pagar, kanopi jendela hingga sampai garasi juga perlu Anda pertimbangkan dalam membangun rumah yang aman dan nyaman.

Dan disaat semuanya sudah beres alias selesai, jangan lupa untuk bersihkan puing-puing, sisa cat dan bangunan baik halaman rumah dan interior rumah sampai terlihat nyaman dan layak untuk dihuni.

Cara Dekor Kamar Tidur Supaya Lebih Indah

Orang Indonesia seringkali menjadikan kamar tidur tak sekedar sebagai ruangan beristirahat namun juga ruang penyimpanan barang-barang yang sifatnya sangat pribadi. Tak heran jika seringkali terlihat kamar tidur penuh sesak dengan barang-barang hingga menghilangkan keindahan interiornya.

Jika luas ruang tidur yang Anda miliki cukup besar, menaruh banyak barang tentu bukan masalah. Tapi lain ceritanya jika ukuran kamar tidur Anda minimalis.

Ukuran kamar tidur di dalam rumah minimalis biasanya pun minimalis. Sebaiknya tahan diri untuk tidak terlalu banyak menyimpan barang-barang pribadi di kamar.

Manfaatkan bagian sudut ruang untuk menaruh furnitur seperti lemari atau meja sudut. Usahakan Anda memiliki saluran ventilasi yang cukup untuk mengalirkan udara agar ruangan tidak lembap. Gunakan exhaust jika perlu.

Furnitur multi fungsi merupakan teman bagi ruang yang sempit. Anda bisa memanfaatkan closet atau lemari dinding berlapis cermin atau tempat tidur yang memiliki rak penyimpanan di bagian kolong atau headboard. Agar ruang kamar tidur di dalam rumah minimalis lebih “hidup”, gunakan kombinasi dua warna untuk melapisi dinding kamar. Beberapa pakar desain interior menyarankan untuk memberi warna berbeda pada dinding di bagian belakang headboard tempat tidur.

jasa dekorasi kamar tidur pekanbaru

Bingun mau dekorasi kamar tidur Anda? Hubungi SAHABAT MULTI BANGUNAN. Gratis Konsultasi!

Kembali ke Atas

Reset password

Enter your email address and we will send you a link to change your password.

Get started with your account

to save your favourite homes and more

Sign up with email

Get started with your account

to save your favourite homes and more

By clicking the «SIGN UP» button you agree to the Terms of Use and Privacy Policy
Powered by Estatik